Menu

Sejarah

  1.         Sejarah Kelurahan Dauh Puri

Mengenai nama ”Dauh Puri” pengetahuan sejarah dan tokoh-tokoh masyarakat pendahulu menyampaikan bahwa Dauh Puri berasal dari 2 ( dua ) suku kata yakni ” DAUH dan PURI ”

”DAUH dan PURI ” masing masing berasal dari bahasa Bali yang mengandung arti; Dauh berarti Barat, dan Puri berarti Istana Raja / Kediaman Raja, dalam hal ini Istana / Puri yang dimaksud adalah Istana / Puri Raja Denpasar.

 

Dikaitkan dengan pelaksanaan administrasi Pemerintahan Kelurahan Dauh Puri sekarang ini adalah induk dari hasil pemekaran Prebekel Dauh Puri yang dimekarkan menjadi 5 (lima) yaitu; Desa Dauh Puri Kaja, Desa Dauh Puri Kangin, Desa Dauh Puri Kelod, Desa Dauh Puri Kauh dan induknya menjadi Kelurahan Dauh Puri. Pemekaran ini dikukuhkan dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor : 57 Tahun 1982 tertanggal 1 Juni 1982, dan Penetapan Kelurahan Persiapan Menjadi Kelurahan Definitif ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 140-502 tanggal 22 September 1980.

Dalam rangka melengkapi tulisan ini dapat pula kami disajikan daftar nama nama yang meminpin di Kelurahan Dauh Puri dari tahun 1908 – 2011 sebagai berikut :

 

 

NO

 

N A M A PEJABAT

 

 

TH. MENJABAT

 

 

KET.

 

1

2

3

4

1

I NYOMAN GLUNUK

1908 – 1949

 

2

NYOMAN GIG

1949 -1971

 

3

I GUSTI AGUNG MADE DJODI

1971 – 1973

 

4

I MADE RUTEG

1973 – 1985

 

5

I WAYAN KARTHA

1985 - 2000

 

6

I NYOMAN SUDIRA

2000 – 2007

 

7

DRS. I WAYAN NESA KUSUMA

2007 – 2008

Plt

8

IDA BAGUS KT. ATMAJA

2008 - 2009

 

9

GUSTI AYU MADE SURYANI,SE

2010 - 2011

Plt

10

GUSTI AYU MADE SURYANI,SE

2011 - 2017

 

11

A.A. AYU DIAN WAHYUNI. D, SSTP,.MM

2017-2018

 

12

I GUSTI NGURAH ARNAWA, SE

2019 s.d Sekarang